
Apabila kita mengingat kembali kebelakang atas lahirnya Islam, maka tentu akan teringat kembali betapa Islam itu dilahirkan penuh dengan kesederhanaan dan penuh kedamaian, meskipun selalu ditekan, dimusuhi bahkan ingin dilenyapkan dari muka bumi. Tapi karena Islam itu agama yang masuk akal dan cinta damai, maka sampai saat inipun masih tetap berjalan, berlangsung dan berkembang sesuai dengan jaman. Tak ada kata bosan dalam Islam, karena Islam itu selalu mengedepankan kebersamaan antar sesama penganutnya, bahkan dengan ummat beragama lainpun selalu mengedepankan musyawarah/diskusi. Tidak ada sejarah yang mencatat bahwa Islam itu identik dengan kekerasan, karena Islam tidak akan melakukan kekerasan, jika tidak dalam keadaan terpaksa. Sejarah sudah mencatat betapa Islam itu selalu di tindas, di pojokkan bahkan dianiaya dan di bunuh. Sehingga tak ada pilihan lain kecuali membalas tindakan tersebut dengan melawan, yang pastinya harus dengan kekerasan. Tapi hal itu merupakan pilihan terakhir yang tidak ada pilihan lain lagi. Tidak ada dalam sejarah Islam memulai perang lebih dulu, melainkan Islam selalu di sakiti lebih dulu.